“BIRUKAH LANGITMU”

 

Bolehkah ku tau kemana kau akan pergi?

Hanya sekedar bertanya tanpa maksud apa-apa..

Karena ku lihat kau mengemasi semua kisah juga harapanmu dan kau jejalkan hingga sesak ke dalam koper tua itu..

Sudah bosankah kau mendengar dongeng-dongeng yang ku ceritakan setiap malam menjelang tidurmu?

Atau kau memang sudah muak untuk berbagi tegukan anggur merah dalam cawan kecil itu bersamaku?

Bolehkah ku minta seutas senyum sebelum kau pergi?

Sekedar sebagai pengingat jika kau pernah berpijak menyinggahi bumiku ini..

Karena ku lihat kau membungkus semua mimpi juga kenangan dan memasukkannya ke dalam sebuah plastik hitam..

Apa benar kau ingin terbang pada ketinggian tak berbatas dan membangun istanamu sendiri tanpa aku?

Ataukah kau hanya ingin pergi sejenak dan kemudian datang kembali menyambangiku?

Bila memang kau hendak pergi.. aku takkan kuasa mencegah..

Tidak akan terdengar tangis walau aku memang mengaku kalah..

Dan bila kau telah sampai pada gerbang pintu langit, sampaikan saja salamku pada halilintar yang menjerit..

Menggapai warna biru di langit itu..!!

Apakah hanya sebatas itu keinginanmu???..

Muhammad Abdul Hakim

Salatiga, 09 Desember 2011 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.